Mourinho Senang Bungkam Suarez

Mourinho Senang Bungkam Suarez

Mourinho Senang Bungkam Suarez

Pelatih Chelsea Jose Mourinho sangat senang bisa membungkam Luis Suarez dari urusan mencetak gol. Sama halnya seperti ketika Liverpool mengantongi kekalahan yang sama dari Manchester City, penyerang berkebangsaan Uruguay itu juga tidak dapat mengembangkan permainan terbaiknya. Ini merupakan pertandingan pertama bagi Suarez untuk melawan Chelsea, setelah aksi gigitannya kepada Branislav Ivanovic, yang berujung kepada hukuman 10 pertandingan, Mourinho mampu mencegah ketajaman sang penyerang dalam urusan mencetak gol kali ini dan mengambil kendali sepenuhnya dengan kemenangan tipis 2-1 dan menjaga selisih dua angka dari Arsenal. “Tim ini bermain sangat baik, dan mereka telah melakukan tugasnya dengan sepenuh hati,” bangga Mourinho. “Ini karena tim asuhan saya menjaga pertahanan dengan baik oleh 10 pemain, ketimbang satu atau dua hal lainnya.”

Mourinho juga melemparkan kritikan kepada Suarez atas aksi diving seperti melompat dari kolam renang dan menunjukkan betapa ‘sifat liar’ nya terlihat di pertandingan tersebut, karena mencoba untuk memperolehe penalti di Stamford Bridge. Suarez yang sudah frustrasi karena tidak mampu mencetak gol dari pertandingan sebelumnya, mencoba untuk jatuh di kotak terlarang setelah memperoleh pelanggaran dari Samuel Eto’o di kotak terlarang, namun Mourinho tidak sepakat bahwa seharusya tindakan berpura-pura jatuh harus disingkirkan dalam budaya sepakbola di Britania. Mourinho mengatakan: “Suarez kalah berduel dengan Cesar Azpilicueta, dan ia menguasai bola dan kemudian ia meninggalkan kotak penalti dan ia langsung melakukan gerakan akrobatik layaknya orang ingin berenang, hanya untuk memperoleh penalti.

“Tetapi wasit Howard Webb hanya berjarak 10 meter dari dirinya. Dan saya pikir ini adalah sebuah kesalahan Webb yang membiarkannya dan tidak memberi kartu kuning kepadanya.” Ketika mendapat tekanan, Mourinho mengaku bahwa ada sebuah kontak antara Eto’o dan Suarez, tetapi ketika jaraknya dari bola sekitar 10 meter dari Azpilicueta, Suarez seperti habis tertembak dan langsung jatuh. Suarez mendapatkan apresiasi dari Mourinho dalam membangun serangan Liverpool, namun tidak mampu menjaringkan gol ke-20 di Liga Premier pada musim ini dari 14 kali penampilannya, saat Martin Skrtel justru mencetak gol pembuka di menit keempat, namun dengan gemilang digagalkan oleh Eden Hazard dan kemudian sentuhan Eto’o yang menentukan pemenang di babak pertama. Namun demikian Mourinho ingin mengakhiri bahwa kiprah Suarez harus menghentikan aksi sering jatuh di atas lapangan.

Pemain itu sungguh luar biasa.” tegas sang pelatih asal Portugal. “Tetapi jika situasi sedang seperti itu, dan anda dalam kondisi tertekan karena kekalahan, maka hal tersebut sangat lumrah dilakukannya, seseorang yang hanya mengandalkan sikap liar yang alami, dari seorang pemain yang memiliki bakat alam.” John Terry, yang mengetahui bagaimana cara jitu untuk memenangkan Liga Premier, merupakan salah satu pemain yang bertanggung jawab dalam mengawal Luis Suarez di sepanjang pertandingan, dalam sebuah laga ke-600 dengan The Blues. Mourinho mengatakan: “Segala sesuatu yang dipersiapkan dengan baik, bukan karena seorang pemain andalan saya, tetapi karena ia merupakan sahabat saya atau karena saya menghormati dirinya sejak pertama berada di klub ini.

“Dia benar-benar memperhatikan setiap penampilannya dan bermain sungguh luar biasa gemilang. “Jauh lebih penting ketika ia mampu mengakumulasikan penampilan ke-600 dengan sebuah hasil yang brilian dan ia telah menunjukkan dari 19 pertandingan di musim ini. Hanya dia dan Petr. Tetapi Petr seorang penjaga gawang. “Ia merupakan pemain di garis luar dan sudah tampil 19 kali di sepanjang 90 menit, tentu sebuah penamplan yang luar biasa.”