Bola Online Pelatih Portugal Bersyukur Tetapi Neymar Diejek

Pelatih Portugal Bersyukur Sedangkan Neymar Diejek

Pelatih Portugal Bersyukur Sedangkan Neymar Diejek

Bola Online – Kalah dari Brasil, pelatih timnas Portugal yaitu Paulo Bento bukannya kecewa dengan kekalahan yang ditelan namun malah bersyukur. Paulo Bentu berpendapat bahwa hasil negatif itu bisa dijadikan pelajaran berharga sebelum Portugal menghadapi pertandingan yang sesungguhnya yaitu pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014. Portugal dikalahkan Brasil dengan skor 1-3. Pertandingan tersebut berlangsung di Amerika Serikat tepatnya di Massachusetts.

Portugal sempat unggul melalui gol Raul Meireles di menit yang 18, Seleccao serta Quinas akhirnya harus menyerah setelah Brasil membobol gawang mereka tiga kali melalui Thiago Silva, dan Neymar serta Jo. Sesudah pertandingan, Bento menyebut jika timnya yang bermain tanpa pemain bintang yaitu Cristiano Ronaldo, tampil kurang baik. Tapi, di balik kekalahan tersebut dia mengaku bersyukur karena Brasil sudah menunjukkan kelemahan pada timnya. Menurut sang pelatih kekalahan tersebut datang di waktu yang tepat. Mereka bisa belajar banyak dan akan memperbaiki kekurangan sebelum bermain menghadapi Israel. Mulai awal, Bento memang mempunyai niat untuk menjadikan duel melawan Brasil ini menjadi tes persiapan menjelang bermain di dua pertandingan sisa untuk kualifikasi Piala Dunia 2014.

Pada laga tersebut Portugal dituntut untuk meraih kemenangan demi menjaga peluang mereka lolos ke putaran final Piala Dunia. Saat ini Portugal berada di posisi 2 klasemen sementara di Grup F dengan meraih 17 poin. Tim Seleccao terpisah satu angka dari Rusia yang ada di puncak klasemen sementara. Cerita berbeda dialami oleh Neymar, sang bintang Brasil. Pada pertandingan melawan Portugal tersebut striker Timnas Brasil tersebut mengaku sudah mendapat tekanan dari pemain Portugal ketika menjalani pertandingan persahabatan tersebut. Walaupun menjadi sasaran intimidasi, namun Neymar mengaku jika dirinya tidak terprovokasi.

Pemain Barcelona tersebut malah menjadikan tekanan itu menjadi motivasi untuk membantu Brasil dalam meraih kemenangan dari Portugal. Neymar yang merupakan mantan pemain Santos tersebut menyatakan jika intimidasi dan tekel yang diperoleh selama laga justru memberikan motivasi lebih untuk membantu Brasil dalam meraih kemenangan di laga tersebut. Neymar tidak menyangkal jika tekel itu membuatnya sangat kesakitan. Pemain berusia 21 tahun tersebut mengaku sudah melihat video para pemain Portugal yang telah mengejek dirinya. Neymar lantas menunjukkan rekaman video itu pada rekan satu timnya yaitu Thiago Silva. Neymar mengaku bahwa biasanya dia tidak pernah bereaksi pada segala bentuk provokasi. Adanya tekel dan intimidasi tersebut malah dianggap sebagai motivasi.

Berkaitan dengan hasil saat melawan Portugal, Neymar mengaku sangat puas. Untuk Neymar, persiapan Tim Brasil telah matang untuk menyambut gelaran Piala Dunia tahun 2014. Portugal dianggap sebagai lawan yang ideal bagi Brasil sebelum bermain di gelaran akbar sepakbola dunia. Menurut Neymar Brasil melawan Portugal selalu jadi pertunjukan yang fantastis. Portugal merupakan tim kuat yang selalu menunjukkan permainan keras. Bola Online