Bola Online Jarot Supriadi Pelatih Kiper Anti Anak Emas

Jarot Supriadi Pelatih Kiper Anti Anak Emas

Jarot Supriadi Pelatih Kiper Anti Anak Emas

Bola Online – Suksesnya Tim Nasional U-19, membuat nama sang pelatih Indra Sjafri meroket. Bukan hanya karena kesetiaannya bersama tim nasional garuda muda saja yang banyak disorot, namun juga kecerdasan serta prestasinya dalam memoles talenta-talenta muda di dunia sepak bola tanah air hingga dapat mendapuk prestasi memukau di kancah Internasional. Sejauh ini, Timnas U-19 yang digawangi oleh Evan Dimas dkk berhasil membawa pulang trofi dari ajang prestisius Piala AFF U-19, dan baru saja keluar sebagai juara group usai berlaga di babak kualifikasi Piala Asia 2013. Kini, timnas garuda muda tengah bersiap berlaga di putaran final Piala Asia atau Piala AFC di Myanmar pada Oktober tahun depan.

Walau dirinya dipuja-puja sebagai sosok dibalik keberhasilan timnas U-19, Indra Sjafri terus menekankan bahwa dirinya bukanlah satu-satunya sosok yang memiliki andil besar dalam kesuksesan Evan Dimas dkk. “Dalam tim, saya bukanlah satu-satunya dalang pembuat keputusan. Ada 11 sosok hebat lain di timnas U-19,” ujar Indra. Sebelumnya telah diperkenalkan sosok-sosok seperti Pelatih Mental, Pelatih Fisik, dan HPU, maka kini adalah giliran 6 sosok lain di kubu tim Indra Sjafri. Siapa saja dan bagaimana pengalaman menarik mereka? Nama Jarot Supriadi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga penggemar bola nusantara. Walau kariernya tak lama bersinar selama menjadi pemain, kini Jarot Supriadi menjajal karier di dunia kepelatihan dengan mengasah talenta di posisi kiper timnas.

“Keunggulan dari melatih pemain muda dibanding klub profesional ataupun senior adalah masih mudah dibentuk.  Namun secara taktik sama saja. Kiper intinya harus adaptatif dan reaktif,” ungkap Jarot. Jarot memang telah malang melintang sebagai pelatih timnas sejak 2005 lalu. Segepok prestasi telah dibawa olehnya, termasuk membawah Persipura Jayapura meraih gelar kampiun pada 2008/09 dan 2010/11 dibawa asuhannya yang dapat memoles Jendri Pitoy. Pada akhirnya, Jarot pun memutuskan untuk lebih banyak memusatkan diri melatih penjaga gawang di tim nasional kelompok umum. Ia pernah mendidik timnas U-16 untunk ajang Pra Piala Asia di Thailand 2012, kala itulah awal kerja samanya dengan Indra Sjafri.

Banyak kali, Jarot dituding menganak emas kan beberapa pemain sehingga lebih unggul. Namun, dengan tegas Jarot menolak dugaan itu,. Di Timnas U-19 pun sempat tersiar kabar tak enak mengenai terpilihnya  Ravi Murdianto sebagai kiper utama, dan memaksa Awan Setho di kiper ketiga. Ia menegaskan bahwa semuanya karena adanya seleksi ketat, bukan perkara ia memfavoritekan satu pemain. Ia berkata bahwa pemain yang terpilih berdasarkan seleksi untungnya memang memiliki kelebihan seperti logika, rasionalitas, serta reflek yang bagus, itu membuat Jarot lebih semangat membagi ilumnya dan terlihat ia menganak emaskan. Bola Online