Bola Online Amerika Serikat di Liga Premier Inggris

Amerika Serikat di Liga Premier Inggris

Amerika Serikat di Liga Premier Inggris

Bola Online – Belum lama ini sebuah klub Premier Inggris Fulham dijual oleh Mohammed Al fayed kepada Sahid Khan dengan nilai yang di kabarkan cukup fantastis. Nilai tersebut diberitakan mencapai 200 juta Pound. Angka tersebut tidak bisa di katakana kecil untuk sebuah klub premier Inggris. Lewat sebuah proses yang relative singkat dan sepi dari pemberitaan media, klub Fulham resmi di miliki oleh pengusaha berkewarganegaraan Amerika Serikat. Khan adalah orang Amerika Serikat ke-6 yang menjadi pemilik klub di Liga Premier Inggris. Berikut beberapa klub Liga Inggris yang dimiliki Pengusaha atau orang berkewarganegaraan Amerika Serikat :

Manchester United

Malcolm Glazer membeli United pada tahun 2005 dengan cara berhutang. Akibatnya klub ini harus menanggung biaya bunga yang timbul setiap tahunnya. Hal tersebut sedikit banyak mempemgaruhi United pada bursa transfer karena dana pembelian pemain harus dialihkan lebih dulu untuk pembayaran bunga. Selama Glazer menjadi boss besar di United, prestasi klub terbilang stabil. Lima gelar Premiership dan satu gelar Liga Champions menjadi bukti nyata kehebatan United di era Glazer. United kini berada di peringkat kedua dibawah Real Madrid dalam daftar klub yang paling berharga versi majalah Forbes. Dalam daftar tersebut, Real Madrid memiliki nilai $3,3 miliar sementara United bernilai $3,165 miliar. Di bawah era Glazer United menjelma menjadi klub yang di takuti oleh dunia.

Arsenal

Stan Kronke memang tidak menjadi pemilik tunggal di Arsenal. Ia menguasai 62,89 % saham arsenal. Sisa sham lainnya di miliki oleh pengusaha lainnya yaitu Alisher Usmanov dan kelompok suporter. Arsenal dikenal memiliki stabilitas finansial yang sangat luar biasa untuk klub di jajaran liga Inggris. Uniknya disaat klub rival mereka sibuk di bursa transfer untuk mendatangkan pemain-pemain bintang dengan gaji yang sangat tinggi, Arsenal malah menjual pemain kunci dan pemain bintang mereka. Hal ini turut mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Terbukti dengan sudah delapan musim lemari piala mereka tidak bertambah Karena hampa gelar, meski hebatnya mereka selalu lolos ke Liga Champions. Setelah rampungnya stadion Emirates sebagai kandang baru mereka, arsenal memiliki dana transfer yang lebih besar dan di kabarkan siap meramaikan bursa transfer dengan pembelian-pembelian mahal. Hal ini diharapkan agar klub asal London tersebut lebih kompetitif san bisa mendapatkan gelar di musim depan.

Liverpool

FSG atau Fenway Sport Group membeli Liverpool tahun 2010 silam dari duet pebisnis asal Amerika yaitu Tom Hicks dan George Gillet. Prestasi Liverpool di era pemilik ini masih belum menunjukan perbaikan yang signifikan. Satu-satunya gelar yang didapat oleh mereka adalah Piala Liga pada tahun 2008 silam. Sedangkan pada era FSG Liverpool belum mendapatkan gelar sama sekali. FSG sejak awal kepemilikannya telah menginvestasikan dana transfer lebih dari 200 juta pound. Pembelian pemain pemain bintang seperti Suarez dkk menguras keuangan klub. Regulasi Financial Fair Play yang diterapkan oleh UEFA memaksa mereka untuk sedikit berhemat.

Aston Villa

Randy Lerner memiliki klub ini sejak 2006, menggantikan Diug Ellis. Sejak 2008 Randy banyak melakukan investasi dengan mendatangkan pemain seperti Ashley Young, Stilyan Petrov, Stewart Dwoning hingga Darent Bent di datangkan. Ini sangat menunjukan keinginan sang pemilik untuk membawa Aston Villa ke papan atas. Namun hal tersebut masih belum dapat terealisasikan hingga saat ini. Bola Online