sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Berita Bola Online Nyanyian Rasis Biasa Terjadi diliga Rusia

Nyanyian Rasis Biasa Terjadi di Liga Rusia

Nyanyian Rasis Biasa Terjadi di Liga Rusia

Berita Bola Online – Permasalahan tentang perlakuan Rasis kepada Yaya Toure semakin panjang saja. Kemaren , Vyacheslav Koloskov, presiden kehormatan dari FA Rusia mengatakan bahwa UEFA tidak bisa begitu saja membuka kasus dimana para Fans CSKA Moskow bernyanyi dengan kata Monyet kepada Yaya Toure itu. Malah pria asal Rusia itu mengklaim hal hal seperti ini sengaja dibuat untuk memprovokasi dan  menjatuhkan kredibilitas Rusia sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018. Vyacheslav Koloskov mengatakan “ Provokasi sebelumnya dari Inggris dan sekarang cerita ini kembali ada dengan alur yang sama, saya tidak memiliki keraguan tentang hal itu. ini dimulai ketika Lord Triesman bermimpi menjalin konspirasi antara Spanyol dan Rusia. jika aku diberi kesempatan, aku akan berhenti menerbitkan Artikel ini dari Inggris dan kemudian kejadian kejadian seperti ini akan berhenti. Tidak ada orang akan berminat membaca Artikel sampah ini lagi.”

Kemudia dia menambahkan “ Yaya Toure bisa bermimpi. Hakim garis ada disana, dia dekat dengan Tribun yang dekat dengan Yaya Toure dan ia tidak mendengar apa apa. Wasit juga tidak mendengar apa apa. Kami meminta keterangan pelatih setelah pertandingan dan dia tidak mendengar apa apa. Delegasi pertandingan juga tidak mendengar apa apa dari sana. Jadi Yaya Toure mungkin sedang bermimpi disana. Dan jika memang benar bahwa Penyelidikan telah dibuka, Maka UEFA benar benar Keliru. Mereka tidak punya alasan untuk melakukannya.” CSKA mengklaim bahwa mereka sangat terkejut dan kecewa dengan tuduhan Pemain sekelas Yaya Toure. Dengan dibukanya penyelidikan ini, bila terbukti bersalah maka akan ada konsekuensinya. Kemungkinan paling terparah adalah Rusia tidak bisa mengamankan posisi mereka sebagai tuan rumah Piala DUnia 2018 nanti.

Sementara itu Presiden Vladimir Putin menolak berkomentar tentang hal itu sedangkan perdana mentri Dmitry Medvedev yang juga seorang penggemar Sepak Bola tidak bisa berkomentar mengenai hal ini. Kantor berita milik Negara Rusia, RIA novosti, mengatakan dalam sebuah laporan “ Nyanyian Rasis adalah hal yang Lumrah disemua pertandiangan Liga Rusia, tapi tuntutan mengenai hal itu sangat Jarang dan klub yang penggemarnya berteriak penghinaan Rasis biasanya dihukum dengan denda kecil”

Yaya Toure melaporkan pelecehan terhadap wasit Ovidiu Hategan yang dituduh oleh Ketua Kick It Our Lord Ouseley sebagai wasit yang melalaikan tugas karena tidak menghentikan permainan. Sementara Direktur Komunikasi UEFA, David farrelly mengatkan “ komite Eksekutif yang didukung oleh KOngres UEFA merasa hukuman denda tidak akan membuat Jera dan memutuskan untuk mengubah peraturan untuk mengatasi masalh dengan cara yang lebih efektif” Pada musim ini, UEFA telah memberlakukan larangan dihadiri oleh penonton pada klub klub rusia seperti DInamo Zagreb, Legia Warsawa dan Honved yang dihukum karena perlakuan rasis yang dilakukan fans mereka. Berita Bola Online